Rabu, 13 Februari 2013

Pesan dan Kesan

Oleh      : Pambudi Adhe Pranowo (TMP B P2 )


       Institut Pertanian Bogor adalah  sebuah perguruan tinggi yang terkenal dengan eksistensinya di bidang pertanian. IPB merupakan  perguruan tinggi dengan akreditas sangat baik, maka banyak yang menginginkan untuk kuliah di IPB. Kapabilitas IPB yang sudah teruji ,bahkan sampai ke mancanegara. Saya tidak  menyangka akan kuliah di IPB. Pada awalnya saya ingin kuliah di ITB (Institut Teknologi Bandung) karena saya sangat senang dengan dunia teknologi elektronika dan robotika. 
         Namun sesuatu hal saya tidak dapat mewujudkan keinginan itu, kemudia saya mendaftar beasiswa simedarby minamas dan lulus tahap-tahap seleksinya. IPB adalah  perguruan tinggi yang dituju dengan program keahlian Teknologi dan Manajemen Produksi Perkebunan. Perasaan senang muncul meski sedikit kecewa . Namun, saya sangat senang karena berhasil mendapatkan beasiswa. Meskipun harus meninggalkan kampung halaman ;( . Setelah itu saya berangkat ke bogor untuk menjalani perkuliahan semester satu .
        Matakuliah yang diwajibkan adalah Pendidikan agama islam , Pengantar Agroindustri , Sistem produksi pertanian, fisiska, Matematika , Bahasa Indonesia, Pkn, dan Biologi. Masing - masing mata kuliah mempunyai kesulitan serta kemudahan tersendiri. Kesulitan yang signifikan terjadi pada mata kuliah eksak yaitu fisika serta matematika. Berbagai cara serta usaha ditempuh untuk memahami matakuliah tersebut. Saya sadari bahwa ilmu fisika kurang dikuasai secara maksimal oleh sebab itu beberapa sub bab belum terpahami. Akhirnya saya belajar sendiri melalui bahan-bahan praktikum serta ebook di dunia maya.
Sedangkan untuk matakuliah bahasa indonesia , meskipun dosen begitu susah dalam teknik pengajarannya namun saya sangat berterima kasih karena dapat memahami matakuliah tersebut dengan nilai yang saya dapat secara maksimal. Secara keseluruhan kuliah di IPB khusunya Program Diploma IPB, saya dapat pengetahuan serta wawasan lebih luas karena mendapat teman-teman dari berbagai latar  belakang, daerah dan budaya yang berbeda. Hal itu akan menjadikan sifat dan perilaku untuk saling tenggang rasa dan menolong antar sesama mahasiswa serta di masyarakat nantinya.
   





Tidak ada komentar:

Posting Komentar